Gloucewriter’s Weblog











{February 18, 2012}   why i really loves whitney

“Whitney ketika anak-anak adalah penyanyi di gereja itu.Dia meninggal di Los Angeles pada malam Grammy Awards akhir pekan lalu pada usia 48.”

langsung saja saya merinding mendengar kabar ini. Whitney termasuk penyanyi favorit saya. kehebatannya yang membuat saya takjub adalah suaranya yang 8 oktaf. ekspresi video klipnya yang smart. Udah gitu kehebatan suaranya ini menyita waktu masa remaja saya. Banyak sekali lagu-lagunya yang saya suka, seperti “when you believe” yang dinyanyikan duet dengan Mimi (Mariah Carey). Lagu dari soundtrack film. ”I Wanna Dance With Somebody”  yang juga dari film remaja 13 going 30 * keren*. ”Saving All my Love for You” juga nge-hits di tahun 80an. maklum, om dan tante peri pelindung saya di masa bocah.. muternya lagu-lagu tersebut. kontan saja saya mengikuti selera om dan tante pujaan, the 80′s freak. Lagunya lainnya yang terkenal “My Love Is Your Love.” isi teksnya dalem.. cerita cinta-cintaannya sama Bobby Brown.

Sepanjang kariernya, Whitney Houston meraih enam Grammys, 30 penghargaan Billboard dan 22 American Music Awards. - Jakarta (ANTARA News) -

Dalam mengapresiasi hasil karyanya, pemakaman Whitney bertabur bintang. Setidaknya, para bintang itu punya pengaruh dengan obat-obatan yang mengakhir hidupnya. Entah berapa banyak  ”pop star” besar sepertinya meninggal karena obat-obatan. Pendahulunya, Freddy Merkury, seorang gay vokalis Queen, meninggal juga karena over dosis. Mungkin Whitney shock dengan perceraiannya, mungkin hidupnya semakin tidak menarik lagi, mungkin juga sejumlah kekecewaan yang sampai saat ini belum diekspose oleh media. who knows??

mengingat senandung lagu ”I Wanna Dance With Somebody” jadi inget betapa galaunya gue sebenarnya saat whitney meninggal. Di langit malam itu, tidak ada bintang, tapi saat *dia-yang tidak boleh-disebut namanya* mulai menyirami perhatiannya di awal bulan ini, owh.. i wanna dance with somebody (him)

I’ve been in love and lost my senses
Spinning through the town
Sooner or later, the fever ends
And I wind up feeling down
I need a man who’ll take a chance
On a love that burns hot enough to last
So when the night falls
My lonely heart calls



{February 5, 2012}   Selena Gomez

Sejak awal tahun, gue sukaaaa banget sama Selena Gomez. Menurut gue, gue Selena itu oke banget. Umur masih 20 tahun udah jadi remaja profesional handal. Dan yang lebih bikin gue terpikat adalah, lagunya riang dan anaknya emang pantes jadi bahan omongan orang. Naturally Gorgeous.

Dari ibu keturunan Italy dan ayah Meksiko, Selena sudah  dikenalkan oleh ibunya di dunia seni sejak kecil. Ibunya juga aktris panggung teater. Dan Selena kecil sering dibawa ke dunia panggung. Memulai karir sebagai Ginna di seri televisi Barney and Friends, main di film Hanna Montana dan sederet film sejak saat itu. Berbakat nyanyi, bikin grup band, mengisi suara album Disney hingga menjadi penyanyi Solo di 2009. Remaja ini lahir di Texas 22 Juni 1992. Single Albumnya, Who Says  masuk peringkat 21 Billboard Hot 100. Di tahun 2010, Selena juga meluncurkan fashion line yang merefleksikan dirinya sendiri : pretty-feminin and bohemian juga eco-friendly. Sumpah keren banget.

Dia bilang dalam berfashion, “selalu jadilah dirimu sendiri, tidak ada orang yang lebih baik. Saya bukan termasuk orang yang mau berpenampilan sama dengan orang lain. Penampilan terbaikmu adalah saat kamu tampil beda”.

Wuiiiiih…keren.. selain dia bukan copy-cat, dia juga nunjukkin kalo Selena bukan tipe yang permisif. Orang permisif kan suka mencoba apa aja di luar diri, selain masih mencari jati diri, orang permisif konsumtif. Semua yang ditawarin, dia pake. Kalo ga cocok, ga pantes sama dirinya, Selena ga akan membuang uang dan waktu untuk nongkrong berjam-jam nyari model baju. Pernytaan ini benar berbeda, selain pount plus dalam sikap, Selena menunjukkan pribadi yang kuat dan bisa sadar diri.

I love You, selena, like your love song that i Loved too ^^

i-i love you like a love song baby..

and keep hittin repeat-peat-peat



{February 5, 2012}   gue nge-HIP

Majalah CHIC edisi kemaren, edisi 106, gue kecepetan belinya. Tapi emang karena lagi sibuk sama kerjaan juga siy. Ada majalah ini membahagiakan buat gue. Seringnya masalah gue terjawab. Segmen pasarnya bener pas, A smart magazine for Career Girls – begitu kata tagliennya.

Kali ini yang berbeda adalah, selain info twitternya bilang ini-itu, gue tetep aja penasaran mau beli yang tercetak. CHIC 107. (25 jan – 8 feb). Ada isu penting yang sebenarnya, lagi gue alamin, ada rubrik bos drama queen. Iya, pejabat Tata Usaha di kantor gue, sentimen sama gue sejak jabatan itu gue terima. Yang ngusulin emang kantor, dan gue merasa terhormat dengan keputusan itu. Tapi, moodynya itu lho..bikin gue gerah tiap hari. Susah senyum gue.

Sikapnya yang unik itu sebenarnya bukan salah gue. Gue emang lumayan sibuk, dan masalah krusialnya, gue ga suka birokrasi melekat. Dateng harus tepat waktu, pagi. Dan keputusan ini sebenarnya prosedural dari MENPAN juga siy. Cuma ya, ga salah gue juga yang telat karena jaringan komputer sering down, jadi gue baca info online pagi-pagi di kosan. Selain, kosan gue lumayan nyaman, fasilitasnya ada.

Belum lagi, suaranya yang menggelegar, udah heboh tuh sampe kedengeran di lantai atas. Gue ga mau nyalahin dia juga, suaminya punya pasukan di angkatan. Naturnya dia mungkin begitu. Cuma ga setiap ketemu juga gue punya musuh. Bulan baru ini (feb) dia ngasih “surat cinta” ke gue. Waktu rapat akhir tahun, gue juga jadi bahan obrolan dia di rapat. kenapa cuma gue yang diomongin jadi contoh kasus? Dan di awal tahun, januari kemaren, gue juga masih jadi topik penting, ketauan banget kan gue mengisi pikirannya sehingga gue yang dia omongin di rapat terbuka. Perhatiannya itu membuat gue waspada juga jadinya.

Gue ikutan kegiatan penelitian lintas satker, dia galau. Bukannya bangga atau mencoba cari tau, tetep weh.. gue jadi isu hot sekantor. Gue terima aja deh kehebohan awal tahun ini. Mungkin ada waktunya di bulan-bulan berikutnya nanti dia berubah ngomongin gue yang manis-manis. *make a wish*

Sejak 25 januari itu, majalah CHIC ngumpet ga ketulungan. Gue nyari di tukang majalah langganan selalu habis. Yang bikin gatel adalah, pagi-pagi pas gue lewat ada. Gue musti duduk manis di kantor dong.. dan berharap saat istirahat makan siang, sambil lewat beli makan, majalahnya masih ada. Dan nyatanya, “udah dibeli mba’ entar saya bawa yang baru, emang cepet laku”.

Infonya gue trace lagi di webpagenya. Isinya apa aja siyyy? Kerja serasa Liburan. Bosku si Drama Queen. Single-Rich and Happy. Ngemil sehat. dan cover majalahnya Selena Gomez “Be Yourself Always” udah pas, kasus gue banget tuh.. ckckck..yang begini nih yang bikin gemes. dan abis mulu di display, suatu hal yang tidak dapat diprediksi. Infonya nge-HIP banget. Oh, i need you CHIC..

Sepuluh hari sejak terbit, baru gue dapet itu majalah. Pas juga sebenarnya, pas wiken, pas ga diantara tumpukan kerjaan, dan pas di saat santai gue melahap semua judul-judul penting buat gue. thank you CHIC. you save a part of my day..



et cetera
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.