Gloucewriter’s Weblog











{December 19, 2011}   undangan pasiad

siang itu saya diajak ngobrol macem-macem. dari ruang maya saya menyimak obrolan agak berat, yang lainnya ngajak acara wiken.

istilah saat itu adalah “selamat tahun baru ya” ritual tahun baru islam kali ini wiken. Makin kurang berwarna juga jadinya. Maksudku, biasanya kalo hari itu adanya di wikdays, jadi alasan liburan hee.. Yang lainnya obrolan seru udah ditunggu-tunggu. “ya ampun bo! semoga tahun baru nasib gue jalan-jalan keluar negeri sono jadi ya” sambil senyum bahagia.

Gue udah bosen ngerjain kerjaan administrasi dan pengen banget kuliah, jalan-jalan kayak jaman kuliah deh.. sibuk ngerjain tugas plus dibayarin, atau dapat rejeki mendadakan apa kek.. yang bisa bikin gue kulaih di eropa. Dan kalo bisa jalan-jalan keluar negeri. Yang deket-deket (singapore) buat bikin stock shoot atau sekedar short course bulanan yang jurusannya sama.. *aw..mimpi*

berbagi cita-cita sama temen kuliah jadi keren, dan chatting teman gue di sela-sela ngerjain laporan itu jadi menyenangkan. Yang tadinya gue galau ngerjain perencanaan tahun depan plus harapan cari-cari info beasiswa jadi optimis. Urusan laporan dan obrolan dag-dig-dugnya dia yang tanggal 6 januari nanti mau ke Ankara.. bikin gue ngarep pergi juga..

Iya nih, dia mau ngajak acara wiken ke sekolah Pasiad. Wow, baru selasa itu saya denger kabar temen yang baru-baru kemarin (novemberan) jadi berangkat ke Turki. Dia kuliah (lagi) di sana. Walaupun ga bilang-bilang. Akhirnya dia ngabarin kalo dia udah di Turki. Wow, asik.. mahluk-makluk cok guzel itu di depan mata. Yang pasti Turki juga keren. gue suka sama apa adanya mereka. Udah cantik-cantik dan ganteng-ganteng gitu, penampilannya juga apa adanya lagi. Ga dipoles sana poles sini tuh muka. Trus bajunya juga sopan. Gue makin ga sabar nunggu wiken.

Temen gue bilang, ini acara sekolah mereka yang Indonesia. Mereka punya sekolah persabahatan gitu. Dan kali ini perdana mentrinya itu mampir ke sini, dan gue mau ngajak temen gue yang punya interest yang sama itu hadir ke acara itu. Kebetulan banget pas jadwal gue pulang. gue iyain acara hang out sama dia.

wah, acara gede nih kayaknya. Perdana Mentrinya yang dateng. Gue jadi inget jaman SD gue. Dulu yang dateng miss universenya. Waktu sekolah kita ulang tahun, putri sejagat itu yang kemaren-kemaren di tivi mampir. Gue pake baju apa ya? ada dresscodenya biasanya. Biasanya siy begitu.. yang gue lakukan adalah, setelah chat sama temen gue itu, gue cek lemari dan cek travel buat berangkat. Ga mau telat dan salah kostum dong..

Temen gue itu tinggal di daerah cempaka putih dan gue berangkat dari Bandung pagi-pagi. Jumat malem gue ga mau ngoyo sampe rumah. Udah gelep bisa diomongin warga di pos satpam. Selalu sampai tengah malam saya. Jadi, saya putuskan berangkat setelah sarapan pagi saja. Dan perjalanan wiken itu akan sangat menyenangkan. Undangan makan siang di sekolah sana, jadi acara kuliner akhirnya. Jam 11 udah nyampe Fatmawati. Si rambut bergelombang ala Zoey Daschael sudah di jalan juga. Kita ga mau telat dan terburu-buru sampai tempat undangan di sana. Jadi, kita masih sempet ngobrol dan ha-ha-hi-hi dulu.

Acara Pasiad itu keren. Ritual makan siang ajang cuci mata. Warga manis itu seliweran di depan mata. Sayangnya, kita ga bisa bahasa Turki. Pasang senyum manis dan menikmati menu Turki seperti kebab, aneka lasagna, dan menu-menu keju-susu semua ada di sana. Ada yang rasanya berat sampe ringan. Mungkin lidah saya belum terbiasa, namun semua menu ini bisa menambah rasa dalam lidah dan berat badan saya.

Saya mulai menerima kosakata baru, cok guzel, anam, kadasian, dan acara penyambutan hiasan tirai warna merah-emas serta tarian penyambutan. Ada persamaan mengenai tarian. Tari saman dan sebuah tarian Turki agak mirip. Mungkin juga, mahluk paru baya di sebelah saya ini, mirip sekali dengan almarhuman kakak ibu saya. Dan bisa jadi budaya kami cukup mirip.

Acara bisa saya bilang sangat seremonial. Undangan setengah 2, mundur. Karena apa coba? perdana mentri Turki sesampainya di sekolah, bukan langsung ke aula, tapi mereka kunjungan ke kelas-kelas dan laboratorium sekolah. Semuanya disisir. Dan keterlambatan mereka pun saya maklumi.

Sambutan memorial kedutaan juga canggih. Penerjemahnya ada dua, satu orang Turki yang berbicara terjemahan Indonesia, dan orang Indonesia yang berbicara terjemahan Turkin, dan keduanya tidak pake teks. Hebat. Dan terjemahannya demikian tepat. Dan yang hebat dari ungkapan perdana mentri yang keren ini bilang, untuk komunikasi yang diharapkan ke depannya antara Indonesia-Turki adalah “apakabar?” dan “saya baik-baik saja”.

kunjungannya ke Indonesia adalah untuk mempererat hubungan bilateral Indonesia-Turki. Khusus di bidang pendidikan, ia ingin agar kerjasama makin ditingkatkan. info ini bisa dilihat di http://www.republika.co.id/berita/regional/jabodetabek/11/12/10/lvzf4f-wakil-perdana-menteri-turki-kunjungi-sekolah-kharisma-bangsa. Setelah acara kunjungan, Tangerang diguyur hujan. Hari itu indaaaah banget.

Sambil menungu hujan reda, Pondok Indah Mall jadi next detinasi kita. Udah lama sekali saya tidak mampir. PIM udah lebih mewah sekali. Alih-alih sholat magrib dan nunggu ujan reda, kita mampir ke food court ngobrol lagi. Cuci mata bentar. Toko-toko di sini, lagi cuci gudang. Seandainya ada sepatu oke, gue mau. Lagi butuh sepatu, antara butuh ga butuh siy.. Dan pas masuk toko sepatu, kita nemu sepatu keren dan dillalahnya sesuai harapan. gue nyari sepatu ungu, temen gue nyari sepatu merah wow.. harganya itu lho 99ribu untuk 2 sepatu. Langsung bungkus dong.. Keluar tempat parkir kita senyum dan ceraaah banget. hujan lebat barusan seolah mengasih anugrah.



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

et cetera
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.